Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Etiologi.com - Penyebab Penyakit Jantung Koroner - Jantung adalah organ yang dipenuhi oleh jaringan otot serta pembuluh darah dan termasuk salah satu organ vital di dalam tubuh manusia.

Seperti yang kita ketahui fungsi utama dari organ jantung adalah pompa darah keseluruh tubuh yang memiliki banyak kandungan oksigen dan nutrisi di dalamnya.

Organ jantung bisa bekerja secara optimal karena dia juga mendapat asupan nutrisi melalui aliran darah. Pembuluh darah yang menghantarkan nutrisi ke organ jantung itu sendiri disebut dengan Arteri koroner.

Penyebab Penyakit Jantung Koroner
Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Apabila Arteri tersebut mengalami masalah kesehatan atau kerusakan maka disebut penyakit jantung koroner.

Ada beberapa faktor etiologi atau penyebab penyakit jantung koroner seperti di bawah ini.

Hipertensi

Dalam bahasa medis disebut dengan hipertensi dan dalam bahasa keseharian lebih dikenal dengan nama tekanan darah tinggi.

Ini adalah salah satu gangguan kesehatan yang cukup banyak diderita oleh masyarakat namun hanya segelintir orang yang menyadari. Tentu saja ini terkait dengan kesadaran kita masih kurang terhadap status kesehatan.

Pada kasus hipertensi jantung memompa darah begitu keras jika keadaan ini terjadi dalam rentang waktu cukup lama makalah potensi terjadi ruptur pada Arteri koroner.

Disamping terjadinya kerusakan anatomi Arteri koroner penyakit hipertensi lambat-laun juga bisa menjadi penyebab pembesaran organ jantung yang dalam istilah medis disebut kardiomegali.

Kardiomegali secara langsung berdampak pada kekuatan dan fungsi kerja dari Arteri koroner menjadi jauh menurun dalam memberikan asupan nutrisi termasuk oksigen ke organ jantung.

Apabila pembuluh darah arteri koroner mengalami pengerasan atau penurunan elastisitas yang disebabkan oleh penyakit hipertensi masalah ini akan sangat sulit untuk dijalani.

Penderita penyakit hipertensi biasanya dihimbau untuk mengurangi konsumsi garam karena bisa memperparah dan menyulitkan proses pengobatan.

Kolesterol dan obesitas

Biasanya kedua situasi ini berkaitan satu sama lain antara kolesterol dan obesitas. Orang dengan berat badan berlebihan atau obesitas cenderung mengalami gangguan kesehatan kadar kolesterol tinggi dalam darah.

Kolesterol khususnya kolesterol jahat atau Very Low Lensity Lipoprotein yang biasa disingkat VLDL dan juga Low Density Lipoprotein atau LDL adalah dua jenis kolesterol jahat sangat berpotensi merusak pembuluh darah arteri koroner.

Kolesterol tersebut sangat mudah menempel di dinding pembuluh darah arteri koroner sehingga menyebabkan menjadi semakin sempit dan dampaknya tentu saja aliran darah organ jantung menjadi terganggu.

Tentu bisa kita bayangkan apabila jantung mengalami penurunan pasokan kalori termasuk oksigen dan nutrisi lainnya.

Faktor pencetus terjadinya peningkatan kadar kolesterol di dalam darah adalah pola makan yang kurang sehat. Contohnya sering mengkonsumsi makanan dengan cara pengolahan digoreng, jenis makanan junk food, termasuk makanan jeroan.

Potensi terjadinya pembentukan kolesterol jahat di dalam tubuh dan di dalam aliran darah juga akan semakin meningkat apabila seseorang cara melakukan aktivitas fisik khususnya olahraga.

Diabetes melitus

Penyakit diabetes melitus sering juga kita kenal dengan sebutan penyakit kencing manis ada juga yang menyebutnya dengan penyakit gula.

Pada penderita penyakit diabetes melitus terjadi lonjakan kadar gula di dalam darah dan terjadi dalam waktu lama.

Lambat laun situasi ini bisa menjadi penyebab penumpukan gula dan elemen lainnya di dinding pembuluh darah arteri koroner.

Ini menyebabkan Arteri koroner menjadi kurang elastis dan mengalami penyempitan sehingga secara fungsional tidak mampu memberikan aliran darah ke organ jantung secara maksimal.

Tidak hanya menjadi penyebab penyakit jantung koroner masalah kesehatan diabetes melitus juga sangat berpotensi menjadi penyebab penyakit stroke. Inilah yang patut kita waspadai karena kedua penyakit ini merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia.

Penyakit kelenjar tiroid

Mungkin anda pernah melihat penyakit ini dimana salah satu gejala nya adalah leher si penderita menjadi besar atau dalam bahasa Indonesia disebut gondok.

Kelenjar tiroid letaknya memang ada di leher apabila dia mengalami masalah kesehatan contohnya penyakit hipertiroid atau kelenjar tiroid mengalami pembesaran efek buruknya juga berdampak pada organ jantung.

Organ jantung akan bekerja lebih keras tentu saja ini akan berpengaruh pada otot pembuluh darah arteri koroner lambat laun mengalami pengerasan dan terdesak oleh organ jantung.

Jadi inilah salah satu penyebab penyakit jantung koroner.

Asap rokok

Asap Rokok Penyebab Penyakit Jantung Koroner
Asap Rokok Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Tidak peduli itu perokok aktif maupun perokok pasif resiko mengalami penyakit jantung koroner tetap tinggi.

Kandungan nikotin yang ada di dalam rokok berdampak buruk bagi kesehatan pembuluh darah tidak terkecuali Arteri koroner.

Jadi sangat tepat apabila pemerintah menerapkan aturan ketat dimana perokok aktif dilarang melakukan aktivitas merokok di tempat umum agar nantinya bisa memberikan dampak bahaya bagi kesehatan orang lain.

Kurang aktivitas

Bagi orang yang rutin menjalankan aktivitas fisik seperti olahraga minimal dua kali dalam satu minggu potensi mengalami masalah penyakit jantung koroner akan jauh berkurang.

Saat fisik kita aktif beraktifitas contohnya ketika olahraga pola kerja jantung dan denyut nya menjadi lebih konsisten. Secara umum ini sangat baik bagi kesehatan jantung khususnya pembuluh darah arteri koroner.

Psikologis

Berada di lingkungan kerja dengan tuntutan tinggi apalagi ditambah adanya masalah individu bisa membuat seseorang mengalami tekanan psikologis berat.

Dalam keadaan seperti ini otak akan memproduksi lebih banyak hormon yang nantinya memacu jantung untuk beraktivitas lebih berat. Keadaan ini membuat jantung berdebar lebih cepat.

Dalam rentang waktu lama stress atau depresi karena tekanan psikologis ini akan menjadi penyebab penyakit jantung koroner.

Kasus inilah yang melatarbelakangi mengapa seseorang dengan tuntutan pekerjaan dan tekanan stress tinggi bisa mengalami penyakit jantung.

Degeneratif dan kongenital

Degeneratif adalah situasi dimana sel dan jaringan tubuh sudah mengalami penurunan fungsi terkait dengan bertambahnya usia. Begitu juga dengan pembuluh darah arteri koroner telah mengalami perubahan fisik dan fungsi secara signifikan sehingga sangat berpotensi mengalami penyakit jantung koroner.

Sedangkan kongenital adalah masalah kesehatan yang sudah dibawa sejak lahir. Banyak faktor yang menjadi penyebab terjadinya gangguan kongenital.

Pada penyakit jantung koroner akibat masalah kongenital cukup sulit ditangani karena memang kerusakan pada jaringan pembuluh darah arteri koroner biasanya bersifat anatomis seperti bentuk dan ukuran yang abnormal.

Jadi itulah beberapa faktor etiologi atau penyebab penyakit jantung koroner. Dengan ini kita bisa melakukan pencegahan dan lebih memahami apa itu penyakit jantung koroner.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "Penyebab Penyakit Jantung Koroner"


  1. Greetings from California! I'm bored to death at work so I decided to browse your site on my iphone during lunch break. I really like the knowledge you provide here and can't wait to take a look when I get home. I'm surprised at how quick your blog loaded on my cell phone .. I'm not even using WIFI, just 3G .. Anyways, good site! aol.com mail login

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel